THE QUALITY OF MANAJEMEN PENDIDIKAN
Kamis, 14 Desember 2017
Manajemen Pendidikan Mutu Berbasisi Sekolah (MPMBS)
Manajemen Pendidikan Mutu Berbasis Sekolah (MPMBS)
Rabu, 13 Desember 2017
Artikel
ku
Manajemen
Pendidikan
Manajemen pendidikan merupakan hal
yang harus diprioritaskan untuk kelangsungan pendidikan, sehingga menghasilkan
keluaran yang diinginkan. Kenyataannya, banyak institusipendidikan yang belum
memiliki manajemen yang bagus dalam pengelolaan pendidikannya. Pendidikan yang
visioner, memiliki misi yang jelas akan menghasilkan keluaran yang berkualitas.
Dari sanalah pentingnya manajemen pendidikan diterapkan.
Manajemen yang digunakan masih
konvensional, sehingga kurang bisa menjawab tantangan zaman dan terkesan
tertinggal dari modernitas. Hal ini mengakibatkan sasaran-sasaran ideal
pendidikan yang seharusnya bisa dipenuhi ternyata tidak bisa diwujudkan. Parahnya,
terkadang para pengelola pendidikan tidak menyadari akan hal itu. Manajemen
pendidikan merupakan suatu proses untuk mengkoordinasikan berbagai sumber daya
pendidikan seperti guru, sarana dan prasarana pendidikan seperti perpustakaan,
laboratorium , dsb untuk mencapai tujuan dan sasaran pendidikan. Yaitu
mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya, yaitu
manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi
pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan
rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab
kemasyarakatan dan kebangsaan.
Dalam perkembangannya, manajemen
pendidikanmemerlukan /Good Management Practice /untuk pengelolaannya. Tetapi
pada prakteknya, ini masih merupakan suatu hal yang elusif. Banyak
penyelenggara pendidikan yang beranggapan bahwa hal tersebut bukanlah suatu hal
yang penting, Beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait manajemen pendidikan
antara lain:
1.
Sasaran Pendidikan: Aspek afektif
Salah satu isu utama keberhasilan
pendidikan adalah sejauh mana tingkat afektifitas yang dimiliki oleh anak
didik, apakah menjadi lebih saleh, berbudi pekerti, memiliki rasa tanggung
jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Inilah tantangan yang harus dijawab oleh
pendidikan.
2.
Manajemen Guru
Sampai saat ini, guru sebagai salah
satu sumber daya terpenting pendidikan masih undermanaged atau bahkan
mismanaged. Pimpinan pendidikan pada umumnya masih melihat guru sebagai faktor
produksi saja. Padahal manajemen guru , adalah suatu hal yang sangat penting
untuk keberhasilan suatu pendidikan.
3.
Peningkatan Pengawasan
Dalam manajemen pendidikan, fungsi
pengawasan sepertinya menempati posisi terlemah. Masih banyak aspek pendidikan
yang berkaitan dengan pencapaian sasaran yang masih luput dari pengawasan.
4.
Manajer Pendidikan
Keberhasilan manajemen pendidikan
tidak bisa dilepaskan dari peran serta manajer/pengelola pendidikan. Selama ini
banyak peran ganda yang dijalankan oleh komponen pendidikan, seperti guru
menempati posisi sebagai kepala institusi pendidikan. Efisiensi biaya sering
dijadikan alasan, meski urusan manajemen sangat berbeda dengan urusan
belajar-mengajar.
5.
Partisipasi Manajer Bisnis
Dalam membenahi manajemen
pendidikan, tidak ada salahnya bagi penyelenggara pendidikan untuk memanfaatkan
keterampilan menajerial para manajer bisnis . Fungsi manajemen bersifat
universal dan keterampilan manajemen dapat ditransfer dari satu bidang ke
bidang lain.
6.
Aliansi antar sekolah
Aliansi antar institusi pendidikan
bisa menjadi jalan memajukan institusi pendidikan, sehingga dapat belajar dari
good management practice lembaga pendidikan lain.
7.
Kebijakan Pemerintah
Faktor eksternal berupa keterlibatan
pemerintah dalam pendidikan juga mempengaruhi manajemen pendidikan di negara
tersebut. Singkatnya, manajemen pendidikan sangat diperlukan oleh semua pihak
yang terkait dengan pendidikan. Meski demikian, penerapannya ternyata tidak
sesederhana yang dibayangkan. Ada banyak tantangan dan problematika yang harus
dihadapi, Semua pihak harus bekerja sama menyelesaikan problematika tersebut
agar cita-cita pendidikan bisa terealisasi.
semoga bermanfaat :)
Tinggalkan sebuah komentar!
Pengertian dan Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan
blog
ini di buat sebagai bahan pratikum mata kuliah Aplikasi IT Manajemen Pendidikan
Artikel
Manajemen Pendidikan
Dalam kehidupan yang semakin lama
semakin ketat kompetensi dalam bidang pekerjaan ini, kita dituntut untuk dapat
mengatur segala sesuatu dengan sistematis. Dalam menjalankan suatu proses kerja
seseorang harus mempunyai pengetahuan tentang manajemen dari pekerjaannya
tersebut. Dalam makalah ini akan dibahas tentang pengertian dan ruang lingkup
dari Manajemen pendidikan yang akan memperkaya wawasan keilmuan kita.
Mari
mengenal MANAJEMEN PENDIDIKAN!
- Apa itu Manajemen?
Menurut asal katanya, Management
berasal dari kata latin yaitu “manus” yang artinya “to control by hand” atau
“gain result”. Kata manajemen mungkin juga berasal dari bahasa Italia
maneggiare yang berarti “mengendalikan,” Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa
Perancis manège yang berarti “kepemilikan kuda” (yang berasal dari Bahasa
Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga
berasal dari bahasa Italia. Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa
Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.
Manajemen
dapat didefinisikan sebagai “proses perencanaan, pengorganisasian, pengisian
staf, pemimpinan, dan pengontrolan untuk optimasi penggunaan sumber-sumber dan
pelaksanaan tugas-tugas dalam mencapai tujuan organisasi secara efektif dan
efisien”. Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan
bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
Menurut
Mary Parker Follet Manajemen Adalah sebagai seni menyelesaikan pekerjaan
melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas
mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi
Menurut
Ricky W. Griffin Manajemen Adalah sebagai sebuah proses perencanaan,
pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai
sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai
sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada
dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal
Menurut
Drs. Oey Liang Lee Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian,
penyusunan, pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk
mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Menurut
Prof. Eiji Ogawa Manajemen adalah Perencanaan, Pengimplementasian dan
Pengendalian kegiatan-kegiatan termasuk system pembuatan barang yang dilakukan
oleh organisasi usaha dengan terlebih dahulu telah menetapkan sasaran-sasaran
untuk kerja yang dapat disempurnakan sesuai dengan kondisi lingkungan yang
berubah.
Dari beberapa definisi menurut asal
kata dan definisi dari pendapat ahli, maka dapat ditarik kesimpulan mengenai
apa yang dimaksud dengan managemen. Manajemen adalah Proses perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang
berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information
untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien.
- Apa itu Pendidikan?
Dalam UU Sisdiknas Pasal 1 ayat 1
dikatakan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar untuk mewujudkan suasana belajar
dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan prtensi
dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan
dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Pendidikan
adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya
untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,
kecerdasan, aklak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat,
bangsa dan negara
Menurut
M.J. Langeveld, Pendidikan adalah merupakan upaya manusia dewasa membimbing
manusia yang belum dewasa kepada kedewasaan. Pendidikan ialah usaha menolong
anak untuk melaksanakan tugastugas hidupnya, agar bisa mandiri, akil-baliq, dan
bertanggung jawab secara susila. Pendidikan adalah usaha mencapai
penentuan-diri-susila dan tanggung jawab.
Tujuan
Pendidikan menurut prof dr langeveld, Pendewasaan diri, dengan ciri-cirinya
yaitu : kematangan berpikir, kematangan emosional, memiliki harga diri, sikap
dan tingkah laku yang dapat diteladani serta kemampuan pengevaluasian diri.
Kecakapan atau sikap mandiri, yaitu dapat ditandai pada sedikitnya
ketergantungan pada orang lain dan selalu berusaha mencari sesuatu tanpa
melihat orang lain.
Pengertian
pendidikan menurut driyarkara, Pendidikan didefinisikan sebagai upaya
memanusiakan manusia muda atau pengangkatan manusia muda ke taraf insani.
Pengertian
pendidikan menurut Stella van Petten Henderson, Pendidikan merupakan kombinasai
dari pertumbuhan dan perkembangan insani dengan warisan sosial. Pendidikan
adalah pembentukan hati nurani. Pendidikan adalah proses pembentukan diri dan
penetuan-diri secara etis, sesuai denga hati nurani.
Pengertian
pendidikan menurut John Dewey, Education is all one with growing; it has no end
beyond itself. (pendidikan adalah segala sesuatu bersamaan dengan pertumbuhan;
pendidikan sendiri tidak punya tujuan akhir di balik dirinya).
Pengertian
pendidikan menurut H.H Horne, Dalam pengertian luas, pendidikan merupakan
perangkat dengan mana kelompok sosial melanjutkan keberadaannya memperbaharui
diri sendiri, dan mempertahankan ideal-idealnya. Carter V. Good Pendidikan
adalah proses perkembangan kecakapan seseorang dalam bentuk sikap dan prilaku
yang berlaku dalam masyarakatnya. Proses sosial dimana seseorang dipengaruhi
oleh sesuatu lingkungan yang terpimpin (khususnya di sekolah) sehingga iya
dapat mencapai kecakapan sosial dan mengembangkan kepribadiannya.
Pengertian
pendidikan menurut Thedore Brameld, Istilah pendidikan mengandung fungsi yang
luas dari pemelihara dan perbaikan kehidupan suatu masyarakat, terutama membawa
warga masyarakat yang baru mengenal tanggung jawab bersama di dalam masyarakat.
Jadi pendidikan adalah suatu proses yang lebih luas daripada proses yang
berlangsung di dalam sekolah saja. Pendidikan adalah suatu aktivitas sosial
yang memungkinkan masyarakat tetap ada dan berkembang. Di dalam masyarakat yang
kompleks, fungsi pendidikan ini mengalami spesialisasi dan melembaga dengan
pendidikan formal yang senantiasa tetap berhubungan dengan proses pendidikan
informal di luar sekolah).
Tujuan
pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkualitas dan berkarakter
sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita
yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai
lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri kita untuk lebih baik
dalam segala aspek kehidupan.
Tujuan
Pendidikan dalam (UU Sisdiknas Pasal 3) menyatakan bahwa Pendidikan nasional
bertujuan untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban
bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan
untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,
kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung
jawab.
- Apa itu Manajemeen Pendidikan?
Dilihat
dari pengertian manajemen dan pengertian pendidikan diatas, maka kita dapat mendefinisikan
Manajemen Pendidikan sebagai suatu Proses perencanaan, pengorganisasian,
pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money,
materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai
tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.
- Objek kajian Manajemene
pendidikan
Objek atau sumber daya yang menjadi
kajian dalam manajemen pendidikan ada tujuh , yaitu :
Man
Man
atau manusia adalah unsur terpenting yang perlu dikelola dalam manajemen
pendidikan, pengelolaan yang biasa dilakukan misalnya dengan mengorganisasikan
manusia dengan melihat apa yang menjadi keahlian orang tersebut.
Money
Money
atau uang dimaksudkan untuk mengelola pemdanaan atau pembiayaan secara efisien
sehingga tidak terjadi pemborosan dalam suatu lembaga pendidikan.
Materials
Materials
atau bahan materi merupakan aspek yang tidak kalah penting dalam manajemen
pendidikan, melalui pengelolaan material maka bisa terbentuk kurikulum yang
berisi panduan dasar untuk mentranfer ilmu dari guru ke siswa.
Method
Pengelolaan
metode juga harus dilakukan dengan baik, metode yang digunakan untuk mengajar
guru di sekolah satu dengan guru di sekolah lain tidak sama karena tergantung
pada kesiapan siswa yang diajar.
Machines
Pengelolaan
mesin bertujuan untuk dapat mengelola mesin yang digunakan untuk mendukung
proses belajar mengajar supaya dapat digunakan sebaik mungkin dan tidak cepat
mengalami kerusakan, untuk orang yang mengelola mesin biasanya harus orang yang
benar-benar tau cara merawat mesin tersebut dengan baik.
Market
Market
atau pasar adalah salah satu kunci yang menentukan sekolah atau lembaga
pendidikan tersebut menjadi lembaga pendidikan yang besar atau kecil, pasar
yang dimaksud adalah masyarakat secara luas, sasaran yang dituju adalah
masyarakat yang berniat menyekolahkan putra putri mereka.
Minutes
Minutes
atau waktu perlu dikelola dengan baik karena waktu belajar peserta didik di
sekolah sangat terbatas, sehingga perlu pengelolaan yang baik supaya waktu
belajar mengajar menjadi lebih efisien.
- Tujuan belajar manajemen
Pendidikan
- Efisien dalam menggunakan sumber
daya.
Dengan mempelajari manajemen pendidikan dengan
baik, diharapkan seseorang dapat mengelola sumber daya secara efisien, misalnya
sumber daya yang berupa pembiayaan, waktu dan lain sebagainya.
- Efektif dalam pencapaian tujuan.
Dengan
mempelajari manajemen pendidikan secara berkesinambungan dan secara
sungguh-sungguh, diharapkan seseorang dapat mengefektifkanproses dan sumber
daya yang dikelola untuk mencapai tujuan dengan optimal.
- Bermuara pada tujuan pendidikan.
Tujuan
manajemen pendidikan tidak akan lepas dari tujuan pendidikan nasional,
yaitu bertujuan untuk mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam
rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi
warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
- Mendukung kegiatan pendidikan
dalam upaya mencapai tujuan
pendidikan.
Manajemen
pendidikan juga mendukung dan memfasilitasi kegiatan pendidikan baik secara
langsung maupun tidak langsung. Kegiatan pendidikan yang didukung dengan
manajemen pendidikan yang baik, akan mendapatkan hasil yang baik sehingga
tujuan pendidikan yang ditargetkan dapat tercapai.
- Fungsi Manajemen Pendidikan
Fungsi manajemen pendidikan adalah
elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen
yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan pendidikan
untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Dalam Manajemen terdapat
fungsi-fungsi manajemen yang terkait erat di dalamnya.
Menurut
George R. Terry, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan
(planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan
(actuating) dan fungsi pengendalian (controlling).
Menurut
Luther Gullick , fungsi manajemen ada tujuh yaitu fungsi fungsi perencanaan
(planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pengaturan anggota
(staffing), fungsi pengarahan (directing), fungsi koordinasi (coordinating),
fungsi pelaporan (reporting) dan fungsi pencapaian tujuan (budgeting).
Menurut
hersey and Blanchard, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan
(planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi peningkatan semangat
(motivating) dan fungsi pengendalian (controlling).
Pada
umumnya ada empat fungsi manajemen yang banyak dikenal masyarakat yaitu fungsi
perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi
pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling). Untuk fungsi
pengorganisasian terdapat pula fungsi staffing (pembentukan staf). Para manajer
dalam organisasi perusahaan bisnis diharapkan mampu menguasai semua fungsi
manajemen yang ada untuk mendapatkan hasil manajemen yang maksimal.
Perencanaan
(planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang
dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara
keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Perencanaan juga dapat
didefinisikan sebagai prosespenyusunan tujuan dan sasaran organisasi serta
penyusunan “peta kerja” yang memperlihatkan cara pencapaian tujuan dan sasaran
tersebut.
Pengorganisasian
(organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi
kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam
melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan
tugas yang telah dibagi-bagi. Pengorganisasian adalah proses penghimpunan SDM,
modal dan peralatan, dengan cara yang paling efektif untuk mencapai tujuan
upaya pemaduan sumber daya.
Pelaksanaan
(actuating) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota
kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial
dan usaha. Pelaksanaan adalah proses penggerakan orang-orang untuk melakukan
kegiatan pencapaian tujuan sehingga terwujud efisiensi proses dan efektivitas
hasil kerja.
Pengendalian
(controlling) adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang
telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan.
Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah
direncanakan,diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan
target yang pendidikan yang dihadapi. Pengendalian dapat didefinisikan sebagai
proses pemberian balikan dan tindak lanjut pembandingan antara hasil yang dicapai
dengan rencana yang telah ditetapkan dan tindakan penyesuaian apabila terdapat
penyimpangan.
- Ruang Lingkup manajemen
Ruang lingkup dari manajemen
pendidikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut
Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.
Menurut
Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen
satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.
Menurut
Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen siswa, manajemen ketenaga
pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan,
mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.
Menurut
Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan,
mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau
mengevaluasi.
Dari pembahasan tentang Definisi dan
ruang lingkup Manajemen dan Manajemen Pendidikan, maka dapat kita ambil
kesimpulan bahwa Manajemen Pendidikan adalah Proses perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang
berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information
untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.
Objek
atau sumber daya yang menjadi kajian dalam manajemen pendidikan ada tujuh ,
yaitu : Man, Money, Materials, Method, Machines, Market, dan Minutes. Tujuan
belajar manajemen pendidikan adalah untuk berlaku efisien dalam menggunakan
sumber daya, efektif dalam pencapaian tujuan, bermuara pada tujuan pendidikan
dan mendukung kegiatan pendidikan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan.
Fungsi
dari manajemen pendidikan adalah fungsi perencanaan (planning), fungsi
pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) , dan funsi
pengawasan (controling).
Ruang lingkup manajemen pendidikan
menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan,
dan Menurut Fungsi Kegiatan.
BAB
IV
DAFTAR
PUSTAKA
Arti
Manajemen. (online) http://ielmy.wordpress.com/other/definisi-manajemen/.
Diakses pada tanggal 25 Oktober 2013
Manajemen
: Pengertian dan Ruang Lingkup Manajemen. (online) http://kherysu
deska.blogspot.com/. Diakses pada tanggal 31 Oktober 2013
Manajemen
Pendidikan. (online) http://www.rumahafid.com. Diakses pada tanggal 31 Oktober
2013
Pengertian
Manajemen dan Fungsi Manajemen. (online)
http://www.ilmumu.com/pengetahuan/pengertian-manajemen-dan-fungsi-manajemen/.
Diakses pada tanggal 25 Oktober 2013
Pengertian
Manajemen dan Fungsinya. (online) http://fachruramadhan.blogspot
.com/2012/04/pengertian-manajemen-dan-fungsi nya.html. Diakses pada tanggal 25
Oktober 2013
Pengertian
Pendidikan menurut para ahli. (online) http://belajarpsikologi.com
/pengertian-pendidikan-menurut-ahli/. Diakses pada tanggal 30 Oktober 2013
7
Definisi Pendidikan menurut para ahli. (online) http://7topranking.blogspot.
com/2013/02/7-definisi-pendidikan-menurut-para-ahli.html. Diakses pada tanggal
30 Oktober 2013
__________
Oleh:
Agustina
Wulandari_PBI-A_
STKIP
PGRI Pacitan
Kategori:
Manajemen Pendidikan
Tinggalkan
sebuah Komentar
Afid
Burhanuddin
Kembali
ke atas
blog
ini di buat sebagai bahan pratikum mata kuliah Aplikasi IT Manajemen Pendidikan
Artikel
Manajemen Pendidikan
Dalam kehidupan yang semakin lama
semakin ketat kompetensi dalam bidang pekerjaan ini, kita dituntut untuk dapat
mengatur segala sesuatu dengan sistematis. Dalam menjalankan suatu proses kerja
seseorang harus mempunyai pengetahuan tentang manajemen dari pekerjaannya
tersebut. Dalam makalah ini akan dibahas tentang pengertian dan ruang lingkup
dari Manajemen pendidikan yang akan memperkaya wawasan keilmuan kita.
Mari
mengenal MANAJEMEN PENDIDIKAN!
- Apa itu Manajemen?
Menurut asal katanya, Management
berasal dari kata latin yaitu “manus” yang artinya “to control by hand” atau
“gain result”. Kata manajemen mungkin juga berasal dari bahasa Italia
maneggiare yang berarti “mengendalikan,” Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa
Perancis manège yang berarti “kepemilikan kuda” (yang berasal dari Bahasa
Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga
berasal dari bahasa Italia. Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa
Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.
Manajemen
dapat didefinisikan sebagai “proses perencanaan, pengorganisasian, pengisian
staf, pemimpinan, dan pengontrolan untuk optimasi penggunaan sumber-sumber dan
pelaksanaan tugas-tugas dalam mencapai tujuan organisasi secara efektif dan
efisien”. Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan
bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
Menurut
Mary Parker Follet Manajemen Adalah sebagai seni menyelesaikan pekerjaan
melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas
mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi
Menurut
Ricky W. Griffin Manajemen Adalah sebagai sebuah proses perencanaan,
pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai
sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai
sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada
dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal
Menurut
Drs. Oey Liang Lee Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian,
penyusunan, pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk
mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Menurut
Prof. Eiji Ogawa Manajemen adalah Perencanaan, Pengimplementasian dan
Pengendalian kegiatan-kegiatan termasuk system pembuatan barang yang dilakukan
oleh organisasi usaha dengan terlebih dahulu telah menetapkan sasaran-sasaran
untuk kerja yang dapat disempurnakan sesuai dengan kondisi lingkungan yang
berubah.
Dari beberapa definisi menurut asal
kata dan definisi dari pendapat ahli, maka dapat ditarik kesimpulan mengenai
apa yang dimaksud dengan managemen. Manajemen adalah Proses perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang
berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information
untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien.
- Apa itu Pendidikan?
Dalam UU Sisdiknas Pasal 1 ayat 1
dikatakan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar untuk mewujudkan suasana belajar
dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan prtensi
dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan
dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Pendidikan
adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya
untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,
kecerdasan, aklak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat,
bangsa dan negara
Menurut
M.J. Langeveld, Pendidikan adalah merupakan upaya manusia dewasa membimbing
manusia yang belum dewasa kepada kedewasaan. Pendidikan ialah usaha menolong
anak untuk melaksanakan tugastugas hidupnya, agar bisa mandiri, akil-baliq, dan
bertanggung jawab secara susila. Pendidikan adalah usaha mencapai
penentuan-diri-susila dan tanggung jawab.
Tujuan
Pendidikan menurut prof dr langeveld, Pendewasaan diri, dengan ciri-cirinya
yaitu : kematangan berpikir, kematangan emosional, memiliki harga diri, sikap
dan tingkah laku yang dapat diteladani serta kemampuan pengevaluasian diri.
Kecakapan atau sikap mandiri, yaitu dapat ditandai pada sedikitnya
ketergantungan pada orang lain dan selalu berusaha mencari sesuatu tanpa
melihat orang lain.
Pengertian
pendidikan menurut driyarkara, Pendidikan didefinisikan sebagai upaya
memanusiakan manusia muda atau pengangkatan manusia muda ke taraf insani.
Pengertian
pendidikan menurut Stella van Petten Henderson, Pendidikan merupakan kombinasai
dari pertumbuhan dan perkembangan insani dengan warisan sosial. Pendidikan
adalah pembentukan hati nurani. Pendidikan adalah proses pembentukan diri dan
penetuan-diri secara etis, sesuai denga hati nurani.
Pengertian
pendidikan menurut John Dewey, Education is all one with growing; it has no end
beyond itself. (pendidikan adalah segala sesuatu bersamaan dengan pertumbuhan;
pendidikan sendiri tidak punya tujuan akhir di balik dirinya).
Pengertian
pendidikan menurut H.H Horne, Dalam pengertian luas, pendidikan merupakan
perangkat dengan mana kelompok sosial melanjutkan keberadaannya memperbaharui
diri sendiri, dan mempertahankan ideal-idealnya. Carter V. Good Pendidikan
adalah proses perkembangan kecakapan seseorang dalam bentuk sikap dan prilaku
yang berlaku dalam masyarakatnya. Proses sosial dimana seseorang dipengaruhi
oleh sesuatu lingkungan yang terpimpin (khususnya di sekolah) sehingga iya
dapat mencapai kecakapan sosial dan mengembangkan kepribadiannya.
Pengertian
pendidikan menurut Thedore Brameld, Istilah pendidikan mengandung fungsi yang
luas dari pemelihara dan perbaikan kehidupan suatu masyarakat, terutama membawa
warga masyarakat yang baru mengenal tanggung jawab bersama di dalam masyarakat.
Jadi pendidikan adalah suatu proses yang lebih luas daripada proses yang
berlangsung di dalam sekolah saja. Pendidikan adalah suatu aktivitas sosial
yang memungkinkan masyarakat tetap ada dan berkembang. Di dalam masyarakat yang
kompleks, fungsi pendidikan ini mengalami spesialisasi dan melembaga dengan
pendidikan formal yang senantiasa tetap berhubungan dengan proses pendidikan
informal di luar sekolah).
Tujuan
pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkualitas dan berkarakter
sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita
yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai
lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri kita untuk lebih baik
dalam segala aspek kehidupan.
Tujuan
Pendidikan dalam (UU Sisdiknas Pasal 3) menyatakan bahwa Pendidikan nasional
bertujuan untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban
bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan
untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,
kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung
jawab.
- Apa itu Manajemeen Pendidikan?
Dilihat
dari pengertian manajemen dan pengertian pendidikan diatas, maka kita dapat mendefinisikan
Manajemen Pendidikan sebagai suatu Proses perencanaan, pengorganisasian,
pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money,
materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai
tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.
- Objek kajian Manajemene
pendidikan
Objek atau sumber daya yang menjadi
kajian dalam manajemen pendidikan ada tujuh , yaitu :
Man
Man
atau manusia adalah unsur terpenting yang perlu dikelola dalam manajemen
pendidikan, pengelolaan yang biasa dilakukan misalnya dengan mengorganisasikan
manusia dengan melihat apa yang menjadi keahlian orang tersebut.
Money
Money
atau uang dimaksudkan untuk mengelola pemdanaan atau pembiayaan secara efisien
sehingga tidak terjadi pemborosan dalam suatu lembaga pendidikan.
Materials
Materials
atau bahan materi merupakan aspek yang tidak kalah penting dalam manajemen
pendidikan, melalui pengelolaan material maka bisa terbentuk kurikulum yang
berisi panduan dasar untuk mentranfer ilmu dari guru ke siswa.
Method
Pengelolaan
metode juga harus dilakukan dengan baik, metode yang digunakan untuk mengajar
guru di sekolah satu dengan guru di sekolah lain tidak sama karena tergantung
pada kesiapan siswa yang diajar.
Machines
Pengelolaan
mesin bertujuan untuk dapat mengelola mesin yang digunakan untuk mendukung
proses belajar mengajar supaya dapat digunakan sebaik mungkin dan tidak cepat
mengalami kerusakan, untuk orang yang mengelola mesin biasanya harus orang yang
benar-benar tau cara merawat mesin tersebut dengan baik.
Market
Market
atau pasar adalah salah satu kunci yang menentukan sekolah atau lembaga
pendidikan tersebut menjadi lembaga pendidikan yang besar atau kecil, pasar
yang dimaksud adalah masyarakat secara luas, sasaran yang dituju adalah
masyarakat yang berniat menyekolahkan putra putri mereka.
Minutes
Minutes
atau waktu perlu dikelola dengan baik karena waktu belajar peserta didik di
sekolah sangat terbatas, sehingga perlu pengelolaan yang baik supaya waktu
belajar mengajar menjadi lebih efisien.
- Tujuan belajar manajemen
Pendidikan
- Efisien dalam menggunakan sumber
daya.
Dengan mempelajari manajemen pendidikan dengan
baik, diharapkan seseorang dapat mengelola sumber daya secara efisien, misalnya
sumber daya yang berupa pembiayaan, waktu dan lain sebagainya.
- Efektif dalam pencapaian tujuan.
Dengan
mempelajari manajemen pendidikan secara berkesinambungan dan secara
sungguh-sungguh, diharapkan seseorang dapat mengefektifkanproses dan sumber
daya yang dikelola untuk mencapai tujuan dengan optimal.
- Bermuara pada tujuan pendidikan.
Tujuan
manajemen pendidikan tidak akan lepas dari tujuan pendidikan nasional,
yaitu bertujuan untuk mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam
rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi
warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
- Mendukung kegiatan pendidikan
dalam upaya mencapai tujuan
pendidikan.
Manajemen
pendidikan juga mendukung dan memfasilitasi kegiatan pendidikan baik secara
langsung maupun tidak langsung. Kegiatan pendidikan yang didukung dengan
manajemen pendidikan yang baik, akan mendapatkan hasil yang baik sehingga
tujuan pendidikan yang ditargetkan dapat tercapai.
- Fungsi Manajemen Pendidikan
Fungsi manajemen pendidikan adalah
elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen
yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan pendidikan
untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Dalam Manajemen terdapat
fungsi-fungsi manajemen yang terkait erat di dalamnya.
Menurut
George R. Terry, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan
(planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan
(actuating) dan fungsi pengendalian (controlling).
Menurut
Luther Gullick , fungsi manajemen ada tujuh yaitu fungsi fungsi perencanaan
(planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pengaturan anggota
(staffing), fungsi pengarahan (directing), fungsi koordinasi (coordinating),
fungsi pelaporan (reporting) dan fungsi pencapaian tujuan (budgeting).
Menurut
hersey and Blanchard, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan
(planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi peningkatan semangat
(motivating) dan fungsi pengendalian (controlling).
Pada
umumnya ada empat fungsi manajemen yang banyak dikenal masyarakat yaitu fungsi
perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi
pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling). Untuk fungsi
pengorganisasian terdapat pula fungsi staffing (pembentukan staf). Para manajer
dalam organisasi perusahaan bisnis diharapkan mampu menguasai semua fungsi
manajemen yang ada untuk mendapatkan hasil manajemen yang maksimal.
Perencanaan
(planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang
dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara
keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Perencanaan juga dapat
didefinisikan sebagai prosespenyusunan tujuan dan sasaran organisasi serta
penyusunan “peta kerja” yang memperlihatkan cara pencapaian tujuan dan sasaran
tersebut.
Pengorganisasian
(organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi
kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam
melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan
tugas yang telah dibagi-bagi. Pengorganisasian adalah proses penghimpunan SDM,
modal dan peralatan, dengan cara yang paling efektif untuk mencapai tujuan
upaya pemaduan sumber daya.
Pelaksanaan
(actuating) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota
kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial
dan usaha. Pelaksanaan adalah proses penggerakan orang-orang untuk melakukan
kegiatan pencapaian tujuan sehingga terwujud efisiensi proses dan efektivitas
hasil kerja.
Pengendalian
(controlling) adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang
telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan.
Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah
direncanakan,diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan
target yang pendidikan yang dihadapi. Pengendalian dapat didefinisikan sebagai
proses pemberian balikan dan tindak lanjut pembandingan antara hasil yang dicapai
dengan rencana yang telah ditetapkan dan tindakan penyesuaian apabila terdapat
penyimpangan.
- Ruang Lingkup manajemen
Ruang lingkup dari manajemen
pendidikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut
Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.
Menurut
Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen
satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.
Menurut
Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen siswa, manajemen ketenaga
pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan,
mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.
Menurut
Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan,
mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau
mengevaluasi.
Dari pembahasan tentang Definisi dan
ruang lingkup Manajemen dan Manajemen Pendidikan, maka dapat kita ambil
kesimpulan bahwa Manajemen Pendidikan adalah Proses perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang
berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information
untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.
Objek
atau sumber daya yang menjadi kajian dalam manajemen pendidikan ada tujuh ,
yaitu : Man, Money, Materials, Method, Machines, Market, dan Minutes. Tujuan
belajar manajemen pendidikan adalah untuk berlaku efisien dalam menggunakan
sumber daya, efektif dalam pencapaian tujuan, bermuara pada tujuan pendidikan
dan mendukung kegiatan pendidikan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan.
Fungsi
dari manajemen pendidikan adalah fungsi perencanaan (planning), fungsi
pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) , dan funsi
pengawasan (controling).
Ruang lingkup manajemen pendidikan
menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan,
dan Menurut Fungsi Kegiatan.
BAB
IV
DAFTAR
PUSTAKA
Arti
Manajemen. (online) http://ielmy.wordpress.com/other/definisi-manajemen/.
Diakses pada tanggal 25 Oktober 2013
Manajemen
: Pengertian dan Ruang Lingkup Manajemen. (online) http://kherysu
deska.blogspot.com/. Diakses pada tanggal 31 Oktober 2013
Manajemen
Pendidikan. (online) http://www.rumahafid.com. Diakses pada tanggal 31 Oktober
2013
Pengertian
Manajemen dan Fungsi Manajemen. (online)
http://www.ilmumu.com/pengetahuan/pengertian-manajemen-dan-fungsi-manajemen/.
Diakses pada tanggal 25 Oktober 2013
Pengertian
Manajemen dan Fungsinya. (online) http://fachruramadhan.blogspot
.com/2012/04/pengertian-manajemen-dan-fungsi nya.html. Diakses pada tanggal 25
Oktober 2013
Pengertian
Pendidikan menurut para ahli. (online) http://belajarpsikologi.com
/pengertian-pendidikan-menurut-ahli/. Diakses pada tanggal 30 Oktober 2013
7
Definisi Pendidikan menurut para ahli. (online) http://7topranking.blogspot.
com/2013/02/7-definisi-pendidikan-menurut-para-ahli.html. Diakses pada tanggal
30 Oktober 2013
__________
Oleh:
Agustina
Wulandari_PBI-A_
STKIP
PGRI Pacitan
Kategori:
Manajemen Pendidikan
Tinggalkan
sebuah Komentar
Afid
Burhanuddin
Kembali
ke atas
blog
ini di buat sebagai bahan pratikum mata kuliah Aplikasi IT Manajemen Pendidikan
Artikel
Manajemen Pendidikan
Dalam kehidupan yang semakin lama
semakin ketat kompetensi dalam bidang pekerjaan ini, kita dituntut untuk dapat
mengatur segala sesuatu dengan sistematis. Dalam menjalankan suatu proses kerja
seseorang harus mempunyai pengetahuan tentang manajemen dari pekerjaannya
tersebut. Dalam makalah ini akan dibahas tentang pengertian dan ruang lingkup
dari Manajemen pendidikan yang akan memperkaya wawasan keilmuan kita.
Mari
mengenal MANAJEMEN PENDIDIKAN!
- Apa itu Manajemen?
Menurut asal katanya, Management
berasal dari kata latin yaitu “manus” yang artinya “to control by hand” atau
“gain result”. Kata manajemen mungkin juga berasal dari bahasa Italia
maneggiare yang berarti “mengendalikan,” Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa
Perancis manège yang berarti “kepemilikan kuda” (yang berasal dari Bahasa
Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga
berasal dari bahasa Italia. Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa
Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.
Manajemen
dapat didefinisikan sebagai “proses perencanaan, pengorganisasian, pengisian
staf, pemimpinan, dan pengontrolan untuk optimasi penggunaan sumber-sumber dan
pelaksanaan tugas-tugas dalam mencapai tujuan organisasi secara efektif dan
efisien”. Manajemen adalah Suatu Proses dalam rangka mencapai tujuan dengan
bekerja bersama melalui orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya.
Menurut
Mary Parker Follet Manajemen Adalah sebagai seni menyelesaikan pekerjaan
melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas
mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi
Menurut
Ricky W. Griffin Manajemen Adalah sebagai sebuah proses perencanaan,
pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai
sasaran secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai
sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada
dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal
Menurut
Drs. Oey Liang Lee Manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan pengorganisasian,
penyusunan, pengarahan dan pengawasan daripada sumberdaya manusia untuk
mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Menurut
Prof. Eiji Ogawa Manajemen adalah Perencanaan, Pengimplementasian dan
Pengendalian kegiatan-kegiatan termasuk system pembuatan barang yang dilakukan
oleh organisasi usaha dengan terlebih dahulu telah menetapkan sasaran-sasaran
untuk kerja yang dapat disempurnakan sesuai dengan kondisi lingkungan yang
berubah.
Dari beberapa definisi menurut asal
kata dan definisi dari pendapat ahli, maka dapat ditarik kesimpulan mengenai
apa yang dimaksud dengan managemen. Manajemen adalah Proses perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang
berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information
untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien.
- Apa itu Pendidikan?
Dalam UU Sisdiknas Pasal 1 ayat 1
dikatakan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar untuk mewujudkan suasana belajar
dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan prtensi
dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan
dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Pendidikan
adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya
untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,
kecerdasan, aklak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat,
bangsa dan negara
Menurut
M.J. Langeveld, Pendidikan adalah merupakan upaya manusia dewasa membimbing
manusia yang belum dewasa kepada kedewasaan. Pendidikan ialah usaha menolong
anak untuk melaksanakan tugastugas hidupnya, agar bisa mandiri, akil-baliq, dan
bertanggung jawab secara susila. Pendidikan adalah usaha mencapai
penentuan-diri-susila dan tanggung jawab.
Tujuan
Pendidikan menurut prof dr langeveld, Pendewasaan diri, dengan ciri-cirinya
yaitu : kematangan berpikir, kematangan emosional, memiliki harga diri, sikap
dan tingkah laku yang dapat diteladani serta kemampuan pengevaluasian diri.
Kecakapan atau sikap mandiri, yaitu dapat ditandai pada sedikitnya
ketergantungan pada orang lain dan selalu berusaha mencari sesuatu tanpa
melihat orang lain.
Pengertian
pendidikan menurut driyarkara, Pendidikan didefinisikan sebagai upaya
memanusiakan manusia muda atau pengangkatan manusia muda ke taraf insani.
Pengertian
pendidikan menurut Stella van Petten Henderson, Pendidikan merupakan kombinasai
dari pertumbuhan dan perkembangan insani dengan warisan sosial. Pendidikan
adalah pembentukan hati nurani. Pendidikan adalah proses pembentukan diri dan
penetuan-diri secara etis, sesuai denga hati nurani.
Pengertian
pendidikan menurut John Dewey, Education is all one with growing; it has no end
beyond itself. (pendidikan adalah segala sesuatu bersamaan dengan pertumbuhan;
pendidikan sendiri tidak punya tujuan akhir di balik dirinya).
Pengertian
pendidikan menurut H.H Horne, Dalam pengertian luas, pendidikan merupakan
perangkat dengan mana kelompok sosial melanjutkan keberadaannya memperbaharui
diri sendiri, dan mempertahankan ideal-idealnya. Carter V. Good Pendidikan
adalah proses perkembangan kecakapan seseorang dalam bentuk sikap dan prilaku
yang berlaku dalam masyarakatnya. Proses sosial dimana seseorang dipengaruhi
oleh sesuatu lingkungan yang terpimpin (khususnya di sekolah) sehingga iya
dapat mencapai kecakapan sosial dan mengembangkan kepribadiannya.
Pengertian
pendidikan menurut Thedore Brameld, Istilah pendidikan mengandung fungsi yang
luas dari pemelihara dan perbaikan kehidupan suatu masyarakat, terutama membawa
warga masyarakat yang baru mengenal tanggung jawab bersama di dalam masyarakat.
Jadi pendidikan adalah suatu proses yang lebih luas daripada proses yang
berlangsung di dalam sekolah saja. Pendidikan adalah suatu aktivitas sosial
yang memungkinkan masyarakat tetap ada dan berkembang. Di dalam masyarakat yang
kompleks, fungsi pendidikan ini mengalami spesialisasi dan melembaga dengan
pendidikan formal yang senantiasa tetap berhubungan dengan proses pendidikan
informal di luar sekolah).
Tujuan
pendidikan adalah menciptakan seseorang yang berkualitas dan berkarakter
sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita
yang di harapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di dalam berbagai
lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri kita untuk lebih baik
dalam segala aspek kehidupan.
Tujuan
Pendidikan dalam (UU Sisdiknas Pasal 3) menyatakan bahwa Pendidikan nasional
bertujuan untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban
bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan
untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,
kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung
jawab.
- Apa itu Manajemeen Pendidikan?
Dilihat
dari pengertian manajemen dan pengertian pendidikan diatas, maka kita dapat mendefinisikan
Manajemen Pendidikan sebagai suatu Proses perencanaan, pengorganisasian,
pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang berupa man, money,
materials, method, machines, market, minute dan information untuk mencapai
tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.
- Objek kajian Manajemene
pendidikan
Objek atau sumber daya yang menjadi
kajian dalam manajemen pendidikan ada tujuh , yaitu :
Man
Man
atau manusia adalah unsur terpenting yang perlu dikelola dalam manajemen
pendidikan, pengelolaan yang biasa dilakukan misalnya dengan mengorganisasikan
manusia dengan melihat apa yang menjadi keahlian orang tersebut.
Money
Money
atau uang dimaksudkan untuk mengelola pemdanaan atau pembiayaan secara efisien
sehingga tidak terjadi pemborosan dalam suatu lembaga pendidikan.
Materials
Materials
atau bahan materi merupakan aspek yang tidak kalah penting dalam manajemen
pendidikan, melalui pengelolaan material maka bisa terbentuk kurikulum yang
berisi panduan dasar untuk mentranfer ilmu dari guru ke siswa.
Method
Pengelolaan
metode juga harus dilakukan dengan baik, metode yang digunakan untuk mengajar
guru di sekolah satu dengan guru di sekolah lain tidak sama karena tergantung
pada kesiapan siswa yang diajar.
Machines
Pengelolaan
mesin bertujuan untuk dapat mengelola mesin yang digunakan untuk mendukung
proses belajar mengajar supaya dapat digunakan sebaik mungkin dan tidak cepat
mengalami kerusakan, untuk orang yang mengelola mesin biasanya harus orang yang
benar-benar tau cara merawat mesin tersebut dengan baik.
Market
Market
atau pasar adalah salah satu kunci yang menentukan sekolah atau lembaga
pendidikan tersebut menjadi lembaga pendidikan yang besar atau kecil, pasar
yang dimaksud adalah masyarakat secara luas, sasaran yang dituju adalah
masyarakat yang berniat menyekolahkan putra putri mereka.
Minutes
Minutes
atau waktu perlu dikelola dengan baik karena waktu belajar peserta didik di
sekolah sangat terbatas, sehingga perlu pengelolaan yang baik supaya waktu
belajar mengajar menjadi lebih efisien.
- Tujuan belajar manajemen
Pendidikan
- Efisien dalam menggunakan sumber
daya.
Dengan mempelajari manajemen pendidikan dengan
baik, diharapkan seseorang dapat mengelola sumber daya secara efisien, misalnya
sumber daya yang berupa pembiayaan, waktu dan lain sebagainya.
- Efektif dalam pencapaian tujuan.
Dengan
mempelajari manajemen pendidikan secara berkesinambungan dan secara
sungguh-sungguh, diharapkan seseorang dapat mengefektifkanproses dan sumber
daya yang dikelola untuk mencapai tujuan dengan optimal.
- Bermuara pada tujuan pendidikan.
Tujuan
manajemen pendidikan tidak akan lepas dari tujuan pendidikan nasional,
yaitu bertujuan untuk mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam
rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi
warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
- Mendukung kegiatan pendidikan
dalam upaya mencapai tujuan
pendidikan.
Manajemen
pendidikan juga mendukung dan memfasilitasi kegiatan pendidikan baik secara
langsung maupun tidak langsung. Kegiatan pendidikan yang didukung dengan
manajemen pendidikan yang baik, akan mendapatkan hasil yang baik sehingga
tujuan pendidikan yang ditargetkan dapat tercapai.
- Fungsi Manajemen Pendidikan
Fungsi manajemen pendidikan adalah
elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen
yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan pendidikan
untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien. Dalam Manajemen terdapat
fungsi-fungsi manajemen yang terkait erat di dalamnya.
Menurut
George R. Terry, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan
(planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan
(actuating) dan fungsi pengendalian (controlling).
Menurut
Luther Gullick , fungsi manajemen ada tujuh yaitu fungsi fungsi perencanaan
(planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pengaturan anggota
(staffing), fungsi pengarahan (directing), fungsi koordinasi (coordinating),
fungsi pelaporan (reporting) dan fungsi pencapaian tujuan (budgeting).
Menurut
hersey and Blanchard, fungsi manajemen ada empat yaitu fungsi perencanaan
(planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi peningkatan semangat
(motivating) dan fungsi pengendalian (controlling).
Pada
umumnya ada empat fungsi manajemen yang banyak dikenal masyarakat yaitu fungsi
perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi
pelaksanaan (actuating) dan fungsi pengendalian (controlling). Untuk fungsi
pengorganisasian terdapat pula fungsi staffing (pembentukan staf). Para manajer
dalam organisasi perusahaan bisnis diharapkan mampu menguasai semua fungsi
manajemen yang ada untuk mendapatkan hasil manajemen yang maksimal.
Perencanaan
(planning) adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang
dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara
keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Perencanaan juga dapat
didefinisikan sebagai prosespenyusunan tujuan dan sasaran organisasi serta
penyusunan “peta kerja” yang memperlihatkan cara pencapaian tujuan dan sasaran
tersebut.
Pengorganisasian
(organizing) dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi
kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam
melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan
tugas yang telah dibagi-bagi. Pengorganisasian adalah proses penghimpunan SDM,
modal dan peralatan, dengan cara yang paling efektif untuk mencapai tujuan
upaya pemaduan sumber daya.
Pelaksanaan
(actuating) adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota
kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial
dan usaha. Pelaksanaan adalah proses penggerakan orang-orang untuk melakukan
kegiatan pencapaian tujuan sehingga terwujud efisiensi proses dan efektivitas
hasil kerja.
Pengendalian
(controlling) adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang
telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan.
Proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah
direncanakan,diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan
target yang pendidikan yang dihadapi. Pengendalian dapat didefinisikan sebagai
proses pemberian balikan dan tindak lanjut pembandingan antara hasil yang dicapai
dengan rencana yang telah ditetapkan dan tindakan penyesuaian apabila terdapat
penyimpangan.
- Ruang Lingkup manajemen
Ruang lingkup dari manajemen
pendidikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut
Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.
Menurut
Wilayah kerja, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen seluruh negara, manajemen
satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.
Menurut
Objek garapan, ruang lingkupnya meliputi : Manajemen siswa, manajemen ketenaga
pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan,
mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.
Menurut
Fungsi Kegiatan, ruang lingkupnya meliputi : Merencanakan, mengorganisasikan,
mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau
mengevaluasi.
Dari pembahasan tentang Definisi dan
ruang lingkup Manajemen dan Manajemen Pendidikan, maka dapat kita ambil
kesimpulan bahwa Manajemen Pendidikan adalah Proses perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan dalam mengelola sumber daya yang
berupa man, money, materials, method, machines, market, minute dan information
untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan.
Objek
atau sumber daya yang menjadi kajian dalam manajemen pendidikan ada tujuh ,
yaitu : Man, Money, Materials, Method, Machines, Market, dan Minutes. Tujuan
belajar manajemen pendidikan adalah untuk berlaku efisien dalam menggunakan
sumber daya, efektif dalam pencapaian tujuan, bermuara pada tujuan pendidikan
dan mendukung kegiatan pendidikan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan.
Fungsi
dari manajemen pendidikan adalah fungsi perencanaan (planning), fungsi
pengorganisasian (organizing), fungsi pelaksanaan (actuating) , dan funsi
pengawasan (controling).
Ruang lingkup manajemen pendidikan
menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan,
dan Menurut Fungsi Kegiatan.
Demikian Artikel dari saya :)
Semoga bermanfaat.
jangan lupa komen!!!!!!!
Langganan:
Postingan (Atom)
Manajemen Pendidikan Mutu Berbasisi Sekolah (MPMBS)
Manajemen Pendidikan Mutu Berbasis Sekolah (MPMBS)
-
Manajemen Pendidikan Mutu Berbasis Sekolah (MPMBS)
-
blog ini di buat sebagai bahan pratikum mata kuliah Aplikasi IT Manajemen Pendidikan Artikel Manajemen Pendidikan ...